Welcome to
PT AJA Sertifikasi
Indonesia - AJA Group 

NEWS & EVENTS


AJA Membuka Cabang di Indonesia - AJA Opens Office in Indonesia


Grup AJA Registrars baru-baru ini membuka kantor terbarunya di Indonesia, di mana ia akan fokus pada pasar ISO tradisional dan standar khusus untuk pasar lokal, seperti di sektor kehutanan yang luas.

Kantor baru dipimpin oleh Ibu Dewi Suryati, yang telah melakukan perjalanan ke Bahrain, Italia dan Inggris untuk pelatihan khusus dan untuk membiasakan diri dengan sistem manajemen AJA ini.

"Indonesia telah lama di layar radar kami dalam hal ekspansi", kata Tim Dixon, AJA Registrars CEO Regional. "Indonesia merupakan negara nomor 4 dalam hal kepadatan penduduk di dunia, dengan pertumbuhan ekonomi dan sektor kehutanan yang meledak".

Indonesia telah menjadi pasar aktif untuk sertifikasi terhadap Internationa Standard Organization (ISO), khususnya ISO 9001 (Sistem Manajemen Mutu) dan ISO 14001 (Sistem Manajemen Lingkungan). Tujuan layanan tersebut oleh perusahaan-perusahaan Indonesia dan perusahaan asing yang beroperasi di Indonesia telah dipercepat sebagai lingkungan politik dan ekonomi negara itu telah stabil.


Sampai pembukaan PT AJA Sertifikasi Indonesia, sebagai kantor yang diketahui, pasar Indonesia telah dilayani oleh AJA Registrars Singapura. Tapi kantor baru di ibukota Jakarta memberikan AJA kehadiran lokal dan menempatkan hal ini untuk terus bekerja dengan pasar ISO 9001 dan 14001, serta beberapa peluang pengembangan bisnis yang tidak biasa - termasuk di sektor kehutanan.

Indonesia, dengan salah satu hutan hujan terbesar dan paling beragam secara biologis di dunia, adalah pemain global di pasar kertas, pulp dan kayu. Tapi dengan bisnis dan konsumen menuntut produsen berlatih Pengelolaan Hutan Lestari/Sustainable Forest Management (SFM), kebutuhan telah muncul untuk meresmikan sesuai dengan standar SFM.


  AJA Registrars Group recently opened its newest office in Indonesia where it will focus on traditional ISO markets and specific standards for the local market, such as those in the vast forestry sector.
  The new office is headed by Lillian Kallman, who has traveled to Bahrain, Italy and the United Kingdom for specialized training and to familiarize herself with AJA's management system.
  "Indonesia has long been on our radar screen in terms of expansion", said Tim Dixon, AJA Registrars Regional CEO. "It's the world's fourth most-populous country, with a growing economy and booming forestry sector".
  Indonesia has been an active market for certification against International Organization for Standardization (ISO) standards, particularly  ISO 9001 (Quality Management Systems) and ISO 14001 (Environmental Management Systems). Interest in such services by Indonesian companies and foreign companies operating in Indonesia has accelerated as the country's political and economic environment has stabilized.
  Until the opening of PT AJA Sertifikasi Indonesia, as the new office is known, the Indonesian market had been served by AJA Registrars Singapore. But the new office in the capital city of Jakarta gives AJA a local presence that positions it to continue to work with long-standing ISO 9001 and 14001 markets, as well as some unique business development opportunities -  including those in the forestry sector.

  Indonesia, with one of the world's largest and most biologically diverse rain forests, is a global player in paper, pulp and timber markets. But with businesses and consumers demanding that producers practice Sustainable Forest Management (SFM), the need has emerged to certify compliance with SFM standards.

Sebagai hasilnya, Indonesia bekerjasama dengan Programme for the Endorsement of Forest Certification (PEFC) , sebuah organisasi yang mendukung sertifikasi hutan nasional dan Sistem Lacak Balak, untuk menyesuaikan standar global dengan situasi di Indonesia. Sesuai dengan sistempsistem yang akan membutuhkan sertifikasi pihak ke-3  - Pasar PT AJA Sertifikasi Indonesia ditempatkan dengan baik untuk tetap melakukan pelayanan.

Staf AJA di Jakarta telah menjalani pelatihan di Sistem Verifikasi Legalitas Kayu (SVLK), yang disponsori oleh Sistem Asuransi Legalitas Kayu Indonesia. 
"Sebagai produsen utama produk kehutanan, Indonesia telah memiliki ribuan bisnis yang memerlukan Sertifikasi,"Kata Lillian". "Dilaporkan terdapat 20.000 perushaan yang perlu memenuhi standar SVLK. Kami denga bangga dapat menawarkan layanan terbaru kami sebagai anggota terbaru dari keluarga AJA. 

  As a result, Indonesia is working closely with the Programme for the Endorsement of Forest Certification (PEFC), an organization that endorses national forest certification and chain-of-custody systems, to tailor global standards to the situation in Indonesia. Compliance with those systems will require independent third -party certification-a market niche PT AJA Sertifikasi Indonesia is well placed to serve.
  AJA staff in Jakarta has undergone training in Indonesia's existing Timber Legality Verification System (SVLK), sponsored by the Indonesian Timber Legality Assurance System.
  "As a major producer of forestry products, Indonesia has thousands of businesses that require certification," said Lillian. "There are reportedly 20,000 companies that need to comply with SVLK standards. We are proud to be able to offer our services as the newest member of the AJA family".